Bulan ini ada beberapa kejadian yang cukup bikin gue tercengang heran dan buat gue berkata, “Kok bisa ya?” ..
Iya,
bener-bener heran gak nyangka. Pernah kepikiran bahkan terlintas dalam otak pun
engga kayanya.. tapi terjadi begitu aja.
Emang
bener, apa yang gak pernah di denger, di lihat, yang tibul dalam pikiran dan
hati.. semua disediain sama Tuhan buat orang yang mengandalkanNya.
At
least, i’m truly grateful to everything that happens in my life! Thanks My Lord
Jesus!!
Sore
tadi, gue mendapat sebuah bbm dari seorang anak lelaki yang masih duduk di
bangku SMP. Bukan, dia bukan mau modusin gue.. Tapi dia adalah adik dari
seseorang yang pernah jadi bagian cerita dalam hidup gue.
Isi
pesannya kurang lebih mengatakan, “Ci, mama invite cici lagi.”
Sepintas,
ga ada yang aneh dari isi sebuah pesan tersebut. Kemudian gue berpikir, pasti
ada sesuatu yang penting.
Dan
kemudian benar..
Gue
gak ngerti gue harus seneng atau sedih. Gue cuma mikir, seharusnya ini bukan
menjadi bagian dari urusan gue lagi. Tapi, karena sebuah hubungan yang cukup dekat
dengan mama nya, gue memutuskan untuk menanggapinya dengan cukup baik.
Awalnya,
sama seperti sebuah percakapan kedua orang yang sudah cukup lama tidak bertemu.
Iya, gue memang merindukan Beliau. Namun pada pertengahan, apa lagi yang akan
dibahas kalau tidak menyangkut tentang “Dia”? Iya, lagi-lagi Beliau mencurahkan
isi perasaannya ke gue tentang anaknya yang satu itu. Beliau sudah cukup lelah
menghadapi sikap anak lelaki pertamanya itu.
Kalau
orang tua saja lelah, bagaimana dengan gue? Sama. Oleh karena itu gue menyudahi
semuanya beberapa bulan lalu.
Itu
salah satu alasannya gue menyerah.. gue gak sanggup dengan segala tingkah
lakunya. Terlalu banyak kesempatan yang terbuang sia-sia. Menghabiskan waktu
dengan percuma.
Cukup
prihatin dengan kabar yang gue dengar dari Beliau tentangnya. Namun gue pun
sudah sampai kehabisan akal, bagaimana lagi cara untuk membuatnya sadar? Gue benar-benar
sudah angkat tangan.
Disisi
lain gue yang bukan anak dari orang tuanya, cukup kasihan dan pengen bantu. Tapi
apa yang gue bisa? Gue udah gak memiliki hubungan apa-apa dengan nya. Lebih tepatnya
gue hanya tidak ingin berkomunikasi lagi, hanya takut semuanya berlanjut lagi.
At
least, gue cuma bisa berdoa untuk segala sesuatu yang terbaik untuk
keluarganya. Gue gak akan mungkin membicarakan semua yang gue tau ke Beliau. Takut-takut
hanya akan membuatnya tambah pusing dan sedih. Gue rasa cukup dengan gue keep
aja, dan sedikit menghibur Beliau.
Gue
bener-bener gak ngerti apa yang dalam pikiran seorang anak lelaki pertama dalam
keluarganya yang hampir berumur kepala dua itu. Gue fikir, setelah gue
meninggalkannya, dia akan berubah dan jauh lebih baik tanpa gue. Tapi yang ada
malah semakin menjadi..
Bener-bener
gak ada tujuan hidup dalam diri dia sepertinya. Hhh..
Semoga
aja suatu saat akan ada waktunya dia benar-benar sadar akan semua hal yang
sedang dilakukan dan pernah dilakukannya. Yap, i wish..
Dan...............
tiba-tiba gue jadi kangen sama dede gembul itu. Iya, ade nya yang paling
kecil.. gadis kecil yang lucu banget. Inget kalo dulu pergi kemana-mana pasti kalo
ada si dede ndut, dia maunya duduk didepan sama gue. Lucuk banget pokonya <3
Gue
cuma berharap akan ada waktu buat main dan bercanda lagi sama dede ndut. Hihi..
And
then, itu semua adalah salah satu hal yang cukup buat gue terkejut di bulan
ini. Ada hal lain yang gak gue ceritain disini. Dan semoga masih ada hal-hal
mengejutkan lainnya yang akan terjadi di bulan ini atau bahkan di sepanjang
tahun ini. #AMENNNN
vee.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar